Senin, 04 Januari 2010

Meminjam Nama Senja tuk bersahaja sejenak

Senja….aku kembali merindukanmu dalam asa yang entah singgah dalam ruang yang menjeratku penuh mimpi. Aku tahu kau ada di sampingku, belakangku, atau mungkin sedang bersandar di pojok bungkam ruang ini. Aku hanya sekedar ingin bicara lewat kata yang nyata bersamamu. Membuang sgala bungkamnya rasa yang tak bisa marah. Mungkin sudah terlalu lama, lagi-lagi aku melupakanmu dan kini tersadar membutuhkanmu. Ya..kau tercipta memang tuk setia menemaniku tanpa kecuali, tanpa peduli kupedulikan, kutahu kau slalu ada disini.
“ Gimana kalau sekarang kita nyanyi – nyanyi aja ?, iya…kali ini aku mengaku membutuhkanmu…kamu mau nyanyi lagu apa ? uhmmm..lagunya Lenka aja ya…”

Lallalalalllalalllala….lallalalallala….

Aku suka sekali melihat senyummu yang polos itu, aku ingin punya senyum seperti itu terus…tanpa kata lelah..
Senja…biarkan kali ini aku memanggilmu senja..tak marah kan ? ya.aku tahu kamu slalu baik hati…hehhehe
Hey..lagu apa lagi itu ? aku belum pernah mendengarnya ? lucu juga…menarilah sesukamu..di ruang ini hanya ada kita berdua…aku tak akan kasih tahu orang lain tentang kedatanganmu disini…syalallalallala….syalallalala…

Mungkin hanya kamu ya..yang bisa memahamiku, mendengar setiap rasa jengahku tanpa bosan, menghiburku di kala ku menggila, mengusap air mataku dikala sedih, menggandeng tanganku di kala ku sendiri…achhh sungguh kadang aku tak menyadarinya. Kamu melebihi cinta yang aku punya….lalu apa ya jadinya ? uhmmm…

Tak peduli seberapa sumbang suara ini..yang penting kita bisa saling bicara. Malam ini biarkan aku dan kamu saja disini, menghabiskan malam tanpa beban dan mungkin tanpa cinta yang lain, karna aku ingin menggila denganmu…

Achh senja , andai saja aku bisa menggambar kamu…hehhe,,,biar aku bisa kasih tahu teman-temanku tentang lucunya, setianya, bahkan sungguh hebat seperti ibuku…oh tidak , kamu hebat nomor dua saja ya….

………………………………………………………………………………………….
Aku kehabisan kata ne..tolong usapkan sesuatu yang mengalir di pipiku ini…aku takut membasahi kata-kata yang sudah kurangkai buat kamu…maaf ya senja, aku tak bisa menahannya, terpaksa aku mengeluarkannya karna udah berdesakan di ujung mataku…
Kasih aku waktu dulu…..

………………………………………………………………………………………….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar